Tingkatkan Literasi Al-Qur’an, Kemenag Kota Pasuruan dan SMK Mutu Gelar Pembelajaran BTQ Rutin

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 2
  • Dibaca 152 Kali
Kegiatan BTQ oleh Penyuluh KUA Bugul Kidul

Dalam upaya meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di kalangan pelajar, SMK Muhammadiyah 1 Kota Pasuruan (SMK Mutu) bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Pasuruan melalui KUA Bugul Kidul menggelar kegiatan pembelajaran BTQ secara rutin di lingkungan sekolah.

Program ini dilaksanakan setiap hari Selasa untuk kelas X dan Kamis untuk kelas XI, dimulai pukul 07.15 hingga 08.15 WIB, dan diikuti oleh sekitar 90 siswa di setiap kelas. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa maupun pihak sekolah yang menilai pembelajaran BTQ sebagai langkah penting dalam memperkuat pondasi keagamaan peserta didik di tengah tantangan era digital.

Pembelajaran BTQ ini dibimbing langsung oleh lima penyuluh agama Islam KUA Bugul Kidul, yaitu:

  • Ust. M. Sulthon Fathoni

  • Ust. M. Ainul Yaqin

  • Ust. M. Nurul Huda

  • Ustadzah Zuhrotul Laily

  • Ustadzah Lailatul Mahmudah

Kehadiran para penyuluh ini memberikan warna baru dalam proses pembelajaran agama di SMK Mutu, khususnya dalam hal penguatan dasar-dasar keislaman melalui literasi Al-Qur’an. Para siswa tidak hanya belajar membaca dan menulis huruf hijaiyah dengan benar, tetapi juga mempelajari tajwid, makharijul huruf, serta adab dalam membaca Al-Qur’an.

Pihak SMK Mutu menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Agama Kota Pasuruan atas dukungan dan sinergi yang diberikan. Mereka mengakui bahwa sebelum adanya kerja sama ini, kegiatan BTQ belum pernah dilaksanakan secara terstruktur di sekolah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kemenag Kota Pasuruan. Ini adalah langkah penting, apalagi di tengah keprihatinan kita terhadap generasi muda yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik,” ungkap perwakilan sekolah.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya guna membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak Qur’ani dan religius. Sinergi antara lembaga pendidikan dan Kemenag menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap pembangunan karakter pelajar melalui nilai-nilai Islam.

Dengan semangat kolaboratif dan bimbingan rutin dari para penyuluh agama, SMK Mutu optimistis dapat mencetak generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki literasi Al-Qur’an yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. (MSN)