Penyuluhan Agama: Memahami Bacaan Ghorib dan Pentingnya Sanad Keilmuan

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 3
  • Dibaca 307 Kali
Ta'lim Al-Qur'an

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan kembali menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Agama Islam yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bacaan Al-Qur’an dan memperkuat sanad keilmuan dalam proses belajar agama.



Pada kegiatan kali ini, hadir dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Pada sesi pertama diisi oleh Ustadz M. Ainul Yaqin, S.Pd. yang menyampaikan materi tentang Pembelajaran Bacaan Ghorib dalam Al-Qur’an. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat kalimat-kalimat yang memiliki kekhususan dalam hal saktah (berhenti sejenak tanpa bernapas) saat dibaca secara washal (menyambung). “Kalimat yang boleh dibaca saktah atau tidak ketika washal hanya ada dua, yaitu pada akhir Surat Al-Anfal dan awal Surat At-Taubah, serta pada Surat Al-Haqqah ayat 28–29 di juz 29,” terang Ustadz Ainul Yaqin.

Beliau juga menegaskan pentingnya memahami bacaan ghorib agar tidak terjadi kesalahan dalam pelafalan dan makna ayat Al-Qur’an, karena setiap huruf dan tanda baca memiliki kaidah tajwid yang mendalam.


Sesi kedua diisi oleh Ustadz M. Sulthon Fathoni, S.Pd.I. yang membawakan materi tentang Sanad Keilmuan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa seorang penuntut ilmu harus mengetahui dan memastikan sanad atau mata rantai keilmuan dari guru yang menjadi sumber belajar. “Sanad keilmuan harus jelas dan tidak asal-asalan. Salah satu pentingnya sanad keilmuan adalah untuk memastikan validitas dan keabsahan ilmu yang disampaikan. Jika sanad keilmuan tidak jelas, maka ilmu tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar beliau.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dalam membaca Al-Qur’an secara benar serta menumbuhkan kesadaran pentingnya sanad keilmuan dalam menuntut ilmu agama, sehingga ilmu yang diamalkan bersumber dari ajaran yang sahih dan berlandaskan pada tradisi keilmuan yang terpercaya.



1 Comments

M. Sulthon Fathoni
M. Sulthon Fathoni
05 November 2025 21:08:43

Maju terus penyuluh agama Islam KUA BUGUL KIDUL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *