Semangat Hari Santri, Penyuluh Agama Kemenag dan LDNU Kota Pasuruan Cetak Kader Da’i Muda di SMAN 1

  • BIMAS
  • Disukai 0
  • Dibaca 14 Kali

Dakwah di era digital bukan sekadar soal menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda mampu menebarkan kebaikan dengan cara yang santun, bijak, dan relevan dengan perkembangan zaman. Semangat inilah yang dihadirkan Penyuluh Agama Islam Kota Pasuruan bersama Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Pasuruan melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Da’i Muda bagi anggota RELLA (Remaja Musholla) SMAN 1 Kota Pasuruan, Senin (19/10).

Bertempat di Aula SMAN 1 Kota Pasuruan, kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menjadi salah satu upaya strategis untuk membekali generasi muda dengan pemahaman keagamaan, akhlak mulia, serta keterampilan berdakwah di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

Dalam kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Kota Pasuruan diwakili oleh Ust. Herman Felani, Ust. Khamzah, dan Ustazah Syafi’ah. Ketiganya bersinergi dengan LDNU Kota Pasuruan dalam memberikan pembinaan kepada para peserta agar mampu mengembangkan potensi diri sekaligus mengambil peran dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMAN 1 Kota Pasuruan, Ahmad Fuad, M.Pd., serta Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, Ust. Muhaimin, M.Pd. Kehadiran para tokoh ini memperkuat komitmen bersama dalam membangun kolaborasi antara lembaga pendidikan, penyuluh agama, dan organisasi keagamaan untuk membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Mencetak Generasi Muda yang Siap Berdakwah

Diklat Da’i Muda menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang memiliki semangat mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran atau amar ma’ruf nahi munkar. Para remaja tidak hanya diharapkan memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, generasi muda dihadapkan pada beragam tantangan dalam menjaga akhlak, memperkuat keimanan, serta membangun pergaulan yang sehat. Karena itu, pembinaan yang terarah diperlukan agar mereka mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara bijaksana, santun, dan sesuai dengan tuntunan Islam.

Melalui diklat ini, anggota RELLA diharapkan dapat mengasah keberanian berbicara di depan umum, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mengembangkan keterampilan berdakwah. Bekal tersebut diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di sekolah dan mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar kemampuan menyampaikan ceramah, dakwah juga membutuhkan keteladanan dalam bersikap dan bertindak. Generasi muda perlu memahami bahwa pesan kebaikan akan semakin bermakna ketika tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menghormati sesama, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Momentum Hari Santri, Menguatkan Semangat Pengabdian

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para santri dalam menjaga nilai-nilai agama sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Semangat tersebut perlu diteruskan oleh generasi muda melalui penguatan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta dakwah Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Sinergi antara Penyuluh Agama Islam Kota Pasuruan, LDNU Kota Pasuruan, dan SMAN 1 Kota Pasuruan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi upaya pembinaan yang berkelanjutan. Sekolah memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai ruang untuk menumbuhkan karakter religius, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Melalui Diklat Da’i Muda ini, para peserta diharapkan tumbuh menjadi kader dakwah yang berilmu, berakhlak mulia, moderat, dan bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pelopor kebaikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Pada akhirnya, semangat Hari Santri tidak cukup dimaknai melalui peringatan tahunan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Menyiapkan generasi muda yang siap berdakwah dengan ilmu, akhlak, dan pengabdian merupakan salah satu bentuk nyata meneruskan perjuangan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi da’i muda dari SMAN 1 Kota Pasuruan yang mampu menebarkan kebaikan di lingkungan sekolah dan masyarakat, sekaligus menghidupkan semangat amar ma’ruf nahi munkar secara santun, bertanggung jawab, dan penuh hikmah.

Alternatif judul yang lebih menarik:

* Dari Sekolah untuk Umat, Penyuluh Agama Islam dan LDNU Pasuruan Gembleng Da’i Muda

* Bukan Sekadar Ceramah, Diklat Da’i Muda SMAN 1 Pasuruan Siapkan Generasi Pendakwah Era Digital

* Semarak Hari Santri, Kemenag Kota Pasuruan Dorong Lahirnya Kader Dakwah Muda

* Siapkan Generasi Pendakwah Masa Depan, Penyuluh Agama Islam Bersinergi dengan LDNU Pasuruan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *