Sambut Ramadan 1447 H, Majelis Taklim Rajawali Gelar Pengajian dan Aksi Sosial
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Majelis Taklim Rajawali menggelar pengajian rutin yang dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pembagian sembako kepada warga. Kegiatan ini dilaksanakan di Perumahan Rajawali 3, Kelurahan Tembokrejo, Kota Pasuruan, dan dihadiri puluhan jamaah pada Minggu malam Senin (8/2).
Pengajian diasuh langsung oleh Ustadz M. Ainul Yaqin, S.Pd., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bugul Kidul. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual sebelum memasuki bulan Ramadan sebagai bulan penuh ampunan dan keberkahan.
Pesan Penting Menjelang Ramadan
Ustadz Ainul Yaqin mengingatkan jamaah agar segera melunasi kewajiban puasa tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa seseorang yang belum meng-qadha puasa hingga masuk Ramadan berikutnya memiliki dua kewajiban, yakni meng-qadha puasa dan membayar fidyah berupa 7 ons beras untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa poin penting agar ibadah puasa dapat dijalankan secara berkualitas, di antaranya:
Waktu Imsak, dengan membiasakan berhenti makan dan minum sekitar 10 menit sebelum azan Subuh.
Menjaga pahala puasa, tidak hanya dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan serta perilaku agar pahala puasa tidak terhapus.
Interaksi dengan Al-Qur’an, dengan memperbanyak tilawah. “Jika belum lancar membaca Al-Qur’an, gantilah dengan zikir dan selawat, serta tetap mencintai orang-orang yang membaca Al-Qur’an,” pesannya.
Menghidupkan malam Ramadan, melalui salat tarawih—baik dengan berdiri maupun duduk sesuai kemampuan—serta menyempatkan diri melaksanakan salat tahajud setelah sahur.
Kepedulian Sosial
Sebagai wujud implementasi nilai religius dan kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako kepada 50 warga yang membutuhkan. Aksi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
“Semoga Allah SWT menganugerahkan kepada kita umur yang panjang dan penuh keberkahan, kesehatan, serta taufik dan hidayah agar mampu menjalankan puasa di siang hari dan menghidupkan malamnya dengan ibadah,” pungkas Ustadz Ainul Yaqin. (AIN)
