Perkuat Pilar Kerukunan, Kemenag Kota Pasuruan Gelar Penguatan Kampung Moderasi Beragama

  • Humas Kemenag
  • Disukai 4
  • Dibaca 379 Kali

Menjelang peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan menggelar kegiatan Penguatan Implementasi Kampung Moderasi Beragama sebagai Pilar Kerukunan Masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Rumah Makan Kurnia ini menjadi momentum strategis dalam memperkokoh persaudaraan dan harmoni antarumat beragama di Kota Pasuruan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, M.Si. Dalam sambutan dan arahannya, ia menegaskan pentingnya semangat inklusivitas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama.

“Kementerian Agama bukan hanya milik umat Islam, tetapi milik seluruh pemeluk agama yang ada di Indonesia. Semangat inilah yang harus senantiasa kita gaungkan dalam mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kehadiran Tokoh Lintas Sektor.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain:

  • Drs. H. Makmur Salim, M.Si, Ketua FKUB Kota Pasuruan
  • H. Moh. Isnaini Yulad, S.Ag, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Pasuruan
  • Jajaran pengurus FKUB Kota Pasuruan dan FKKUB kecamatan se-Kota Pasuruan
  • Unsur pemerintah setempat, di antaranya Camat Panggungrejo dan Lurah Trajeng
  • Tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat

Diskusi Panel dan Pemaparan Materi

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pemaparan materi yang menghadirkan tiga narasumber kompeten dari latar belakang berbeda, yakni:

  • Drs. H. Makmur Salim, M.Si (Ketua FKUB Kota Pasuruan), yang memaparkan peran strategis FKUB dalam menjaga stabilitas dan kerukunan umat beragama.
  • Dr. Dies Nurhayati, M.Pd (Praktisi Pendidikan), yang mengulas strategi pencegahan konflik sosial serta upaya menangkal intoleransi dalam kehidupan beragama.
  • Romo Kristianus Juni Ngampu, SMM, yang menyampaikan materi tentang Kampung Moderasi Beragama sebagai benteng harmoni lintas agama.

Antusiasme Peserta

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung dinamis dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait praktik kerukunan di wilayah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi stimulan lahirnya kampung-kampung moderasi beragama lainnya di Kota Pasuruan, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang ramah, toleran, dan harmonis.

Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus mengawal dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama hingga ke tingkat akar rumput demi terwujudnya kedamaian dan kerukunan yang berkelanjutan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *