Penuh Haru, Penandatanganan Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf Yayasan Islam Diponegoro Berjalan Lancar
Suasana khidmat sekaligus mengharukan menyelimuti gedung TK Islam Diponegoro pada Jumat (06/02). Bertempat di lokasi tersebut, telah dilaksanakan prosesi Penandatanganan Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf (APAIW) dari wakif almarhum Bapak Abdul Karim bin Said kepada pihak Nadzir Yayasan Islam Diponegoro.
Prosesi Penandatanganan
Dalam acara tersebut, almarhum Bapak Abdul Karim bin Said diwakili oleh Ibu Sunniyah. Sementara itu, pihak Nadzir Yayasan Islam Diponegoro diwakili langsung oleh Ketua Yayasan, Ustadz Sulton Anam.
Hadir sebagai saksi sekaligus otoritas resmi, Bapak H. Hakam Hamidi, S.Ag, M.Pd.I, selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) Kemenag Kota Pasuruan. Beliau didampingi oleh dua penyuluh agama Islam Kemenag Kota Pasuruan, yaitu Ust. Ahmad Suhaimi, S.Pd.I dan Ust. Herman Felani, M.Sy. serta penghulu Bapak Ahmad Najib.
Momen Haru dan Apresiasi
Salah satu momen paling menyentuh terjadi saat Ibu Sunniyah menyampaikan sambutannya. Isak tangis haru tak terbendung saat beliau mengungkapkan rasa syukurnya. Beliau menuturkan bahwa ikrar wakaf ini telah dinantikan selama bertahun-tahun, dan akhirnya dapat terwujud secara legal pada tahun ini.
"Kami sangat terharu karena penantian panjang selama bertahun-tahun ini akhirnya sampai pada titik terang. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu," ungkap Ibu Sunniyah dengan nada bergetar.
Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Kota Pasuruan atas pelayanan yang dinilai sangat prima, profesional, dan cepat dalam memproses administrasi wakaf tersebut.
Harapan Kedepan
Ustadz Sulton Anam selaku Ketua Yayasan Islam Diponegoro menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Keberadaan Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf ini menjadi kekuatan hukum yang penting bagi pengelolaan aset yayasan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat, khususnya di bidang pendidikan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Bapak Abdul Karim bin Said.
