Pengajian Isra Mi’raj Tekankan Pendidikan Karakter Berbasis Cinta di PAUD Pelita Bangsa Kelurahan Tapaan

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 1
  • Dibaca 51 Kali
Pendidikan karakter berbasis cinta menarik minat jamaah dalam mendampingi tumbuh kembang anak

Dalam rangka memperingati peristiwa Agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, PAUD Pelita Bangsa Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, menggelar pengajian keagamaan pada Senin (26/1). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut bertempat di Pendopo Kelurahan Tapaan dan diikuti oleh sekitar 50 jamaah yang terdiri dari ibu-ibu Paguyuban Wali Murid PAUD Pelita Bangsa.

Pengajian ini menghadirkan penceramah Ustadz Mohammad Badrul Huda, S. Pd. I Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul. Acara ini di awali dengan Pembacaan Maulid diba' kemudian sambutan pak Lurah Tapaan kemudian di Lanjut dengan Ceramah Agama Oleh Ustadz Mohammad Badrul Huda,S. Pd. I


Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema “Implementasi Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ke dalam Proses Pendidikan Karakter yang Berbasis Cinta". Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, khususnya dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Ustadz Mohammad Badrul Huda menjelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga sarat dengan pesan pendidikan. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis cinta merupakan upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan hati, kasih sayang, dan akhlak mulia.

“Pendidikan yang dilandasi cinta akan menumbuhkan rasa cinta kepada Allah Swt, sesama manusia, dan alam semesta. Nilai-nilai Al-Qur’an perlu diintegrasikan dalam proses pendidikan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan karakter berbasis cinta tidak cukup berhenti pada tataran konsep, namun harus diwujudkan dalam praktik pendidikan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dengan demikian, anak-anak akan terbiasa dengan sikap saling menghargai, empati, dan tanggung jawab.

Kegiatan pengajian dalam Rangka PHBI ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para jamaah berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana penguatan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan karakter, khususnya bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak sesuai ajaran Islam. (BDR)