Kultum Dzuhur ASN Kemenag Kota Pasuruan: Kupas Tuntas Kalam Hikmah Imam Ali Zainal Abidin Tentang 3 Rahasia Allah
Suasana khidmat menyelimuti Musholla Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan, Senin (19/10). Usai Sholat Dzuhur berjamaah, Para Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti agenda rutin Pembinaan Mental Spiritual melalui Kultum Dzuhur.
Bertindak sebagai penceramah adalah Penyuluh Agama Islam KUA Gadingrejo, Ust. Akhmad Rifai,S Pd.I. Pada kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema yang mendalam dan relevan dengan kehidupan ASN sebagai pelayan umat, yakni Kalam Hikmah dari cicit Rasulullah SAW, Imam Ali bin Husain Zainal Abidin As-Sajjad.
Ust. Rifai membuka kultumnya dengan mengutip langsung kalam masyhur tersebut dalam bahasa Arab:
إِنَّ اللهَ خَبَّأَ ثَلَاثًا فِي ثَلَاثٍ
خَبَّأَ رِضَاهُ فِي طَاعَتِهِ، وَخَبَّأَ سُخْطَهُ فِي مَعْصِيَتِهِ، وَخَبَّأَ وَلِيَّهُ فِي عِبَادِهِ
"Sesungguhnya Allah menyembunyikan tiga hal di dalam tiga hal: Allah menyembunyikan ridha-Nya di dalam ketaatan kepada-Nya, Allah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat kepada-Nya, dan Allah menyembunyikan wali-Nya di antara hamba-hamba-Nya."
Menurut Ust. Rifai, kalam ini mengandung pelajaran besar bagi setiap Muslim, khususnya bagi ASN Kemenag.
Pertama, Allah Menyembunyikan Ridha-Nya di dalam Ketaatan.
فَلَا تَحْقِرَنَّ مِنْ طَاعَتِهِ شَيْئًا، فَلَعَلَّ رِضَاهُ فِيْهِ
“Maka jangan sekali-kali meremehkan ketaatan sekecil apapun, karena boleh jadi ridha Allah ada di dalamnya.”
Kita tidak pernah tahu amal mana yang mengantarkan kita ke surga. Bisa jadi bukan khutbah yang hebat atau sedekah yang banyak, melainkan senyum ikhlas kepada rekan kerja atau menyingkirkan paku di jalan bahkan mmberi minum atau makan pada seekor hewan.
Kedua, Allah Menyembunyikan Murka-Nya di dalam Kemaksiatan.
فَلَا تَحْقِرَنَّ مِنْ مَعْصِيَتِهِ شَيْئًا، فَلَعَلَّ سُخْطَهُ فِيْهِ
“Maka jangan sekali-kali meremehkan maksiat sekecil apapun, karena boleh jadi murka Allah ada di dalamnya.”
Satu kalimat ghibah, satu kebohongan kecil, atau meremehkan pelayanan kepada masyarakat bisa jadi menjadi sebab murka Allah yang menghapus amal besar kita.
"Jangan lihat kecil nya maksiat tsb tapi lihatlah kpda siapa kita bermaksiat, tentu kepada Allah" tambah ust Rifai
Ketiga, Allah Menyembunyikan Wali-Nya di antara Hamba-Nya.
فَلَا تَحْقِرَنَّ مِنْ عِبَادِهِ أَحَدًا، فَلَعَلَّهُ وَلِيُّهُ
“Maka jangan sekali-kali meremehkan seorang pun dari hamba-Nya, karena boleh jadi dia adalah wali-Nya.”
Poin ini menjadi penekanan utama. Wali Allah tidak selalu bersorban besar dan selalu duduk di masjid, Bisa jadi ia adalah petugas kebersihan, tukang parkir, petani di sawah, atau masyarakat kecil yang mungkin pakaiannya compang camping.
“Ini mengajarkan kita untuk tawadhu dan memuliakan semua orang tanpa memandang status. Sebagai ASN Kemenag, layanilah semua umat dengan hormat, karena kita tidak tahu siapa kekasih Allah di antara mereka,” tegas Ust. Rifai.
Kegiatan kultum ini disambut antusias oleh jajaran ASN. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi pengingat dan meningkatkan kualitas keimanan serta pelayanan ASN Kemenag Kota Pasuruan kepada masyarakat.
