Kemenag Kota Pasuruan Hadiri Kampanye Virtual Role Model Sekolah Moderasi Beragama Tingkat Provinsi

  • Humas Kemenag
  • Disukai 0
  • Dibaca 97 Kali

Kementerian Agama Kota Pasuruan turut hadir dalam pelaksanaan Kampanye Virtual Role Model  Sekolah Moderasi Beragama yang digelar sebagai bagian dari penilaian tahap ketiga Piloting Role Model Sekolah Moderasi Beragama tingkat Provinsi Jawa Timur pada Kamis (11/12). Dua sekolah dari Kota Pasuruan, yakni SMAN 4 Kota Pasuruan dan SMKN 1 Kota Pasuruan, berhasil masuk dalam tiga besar dan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan praktik moderasi beragama yang telah mereka kembangkan selama ini.

Kegiatan kampanye virtual ini memberikan ruang bagi masing-masing kepala sekolah untuk menampilkan komitmen, inovasi, serta implementasi nilai-nilai moderasi beragama yang telah diterapkan di lingkungan sekolah, mulai dari kurikulum, budaya sekolah, hingga kolaborasi lintas unsur masyarakat.

Acara tersebut mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen strategis. Hadir secara langsung Wakil Wali Kota Pasuruan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, Kapolres Kota Pasuruan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan, Kasi PAIS Kemenag Kota Pasuruan, serta sejumlah jajaran terkait lainnya. Sementara itu, Wali Kota Pasuruan turut memberikan dukungan melalui kehadiran secara virtual.

Seluruh tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi atas dedikasi kedua sekolah yang telah berhasil mewakili Kota Pasuruan Role Model Sekolah Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Bidang PAIS Kanwil Provinsi Jawa Timur. Mereka berharap praktik baik yang telah diwujudkan dapat terus dikembangkan, menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya, serta memperkuat upaya bersama dalam merawat kerukunan dan memperkuat moderasi beragama di lingkungan pendidikan.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, aparat, dan lembaga keagamaan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berwawasan kebangsaan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *