Kemenag Kopas Gelar Bimbingan Etika Pergaulan Remaja dalam Syariat Islam di SMAN 3 Kota Pasuruan

  • KUA_GADINGREJO
  • Disukai 1
  • Dibaca 105 Kali

Penyuluh Agama Kementerian Agama kembali menggelar kegiatan Bimbingan Etika Pergaulan Remaja dalam Syariat Islam di SMAN 3 Kota Pasuruan, yang berlokasi di Jalan Simpang Slamet Riyadi, Kelurahan Sebani, Kecamatan Panggungrejo, pada Jum'at (14/11). Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa dan siswi kelas XI. Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ibu Faridah, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan remaja masa kini.

Materi pertama disampaikan oleh Akhmad Rifai, S.Pd.I, Penyuluh Agama KUA Gadingrejo. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga etika pergaulan di era digital, di mana arus informasi yang cepat dan terbuka dapat memengaruhi perilaku remaja. Beliau mengajak para siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari konten negatif, serta menjadikan nilai-nilai syariat Islam sebagai pedoman dalam berinteraksi.

Selanjutnya, materi kedua dibawakan oleh Samsul Arif, S.Pd, juga Penyuluh Agama dari KUA Gadingrejo. Beliau menguraikan batasan-batasan pergaulan remaja menurut ajaran Islam, termasuk pentingnya menjaga kehormatan diri, memilih lingkungan pertemanan yang baik, serta memahami konsekuensi dari pergaulan bebas. Penjelasan beliau dikemas secara lugas dan aplikatif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Suasana semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab yang dipandu oleh Yusuf Hadi Santoso, S.Pd.I dari KUA Purworejo. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait permasalahan yang sering mereka hadapi dalam pergaulan sehari-hari, mulai dari penggunaan media sosial, hubungan pertemanan, hingga tekanan lingkungan. Sesi ini menjadi ruang dialog yang edukatif dan solutif bagi para remaja dalam memahami dinamika pergaulan modern. Kegiatan yang dilaksanakan secara berkala ini menjadi wujud nyata kepedulian para penyuluh agama terhadap pembinaan karakter generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu membangun pola pergaulan yang sehat, damai, beradab, serta selaras dengan nilai-nilai keagamaan.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Yusuf Badi Santoso, S.Pd.I, memohon agar seluruh siswa, guru, dan penyelenggara selalu diberi kesehatan, kekuatan, serta kemantapan hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh wawasan keagamaan, tetapi juga semakin diteguhkan komitmennya dalam menjaga etika pergaulan sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *