IPARI Kota Pasuruan Gelar Rakorda, Dorong Transformasi Digital E-Kinerja Penyuluh

  • BIMAS
  • Disukai 5
  • Dibaca 239 Kali

Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (9–10/1). Kegiatan yang berlangsung di Villa Lavender, Kota Batu, Malang ini mengusung tema “Transformasi Digital E-Kinerja sebagai Upaya Peningkatan Kinerja dan Bimbingan Penyuluhan Keagamaan yang Berdampak.”

Rakorda dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Penyuluh Agama Islam (Pokjalu) Kota Pasuruan, H. Moh. Arif Arwani, S.H.I., dan diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan program kerja IPARI tahun 2026 agar sejalan dengan tuntutan digitalisasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan keagamaan.

Dalam arahannya, H. Moh. Arif Arwani menegaskan bahwa transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan bagi penyuluh agama. Pemanfaatan sistem e-kinerja diharapkan mampu memetakan capaian kinerja penyuluh secara objektif dan terukur, sehingga bimbingan keagamaan yang diberikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita tidak hanya berbicara tentang laporan administrasi, tetapi bagaimana efisiensi digital ini bermuara pada peningkatan kualitas penyuluhan di tengah masyarakat. Penyuluh harus mampu hadir dengan solusi yang relevan sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, Rakorda difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, penyusunan Program Kerja IPARI Kota Pasuruan Tahun 2026 yang diarahkan pada inovasi kegiatan penyuluhan agar lebih adaptif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kedua, penyamaan persepsi terkait penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2026, khususnya dalam hal penginputan data kinerja melalui sistem digital agar tetap akuntabel dan profesional.

Melalui Rakorda ini, IPARI Kota Pasuruan optimistis dapat meningkatkan kinerja dan standar layanan keagamaan, sekaligus memperkuat peran strategis penyuluh agama sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial melalui bimbingan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *