FKUB Kota Pasuruan Gelar Sarasehan Kerukunan Perempuan Lintas Agama
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan menggelar kegiatan Sarasehan Kerukunan Perempuan Lintas Agama dengan mengusung tema “Peran Aktif Perempuan Lintas Agama dalam Membangun Toleransi dan Keberagaman”. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Elkana dan dihadiri oleh organisasi perempuan lintas agama, antara lain pengurus ormas Islam perempuan (Muslimat NU, Fatayat NU, Aisyiyah, LDII, dan Al-Irsyad), perwakilan BKAG dari umat Kristen, perwakilan Katolik, Hindu, Buddha, serta Konghucu.
Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 8 November 2025 ini dibuka dengan sambutan Ketua FKUB Kota Pasuruan, Drs. H. Ma'mur Salim, M.Si., yang menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam membangun harmoni sosial. Beliau juga menyoroti praktik-praktik toleransi yang telah terjalin baik di Kota Pasuruan.
“Saat bulan Ramadan, banyak gereja yang turut mengadakan kegiatan buka puasa bersama di Kota Pasuruan sebagai bentuk silaturahmi antarumat beragama. Hal ini menunjukkan bahwa kerukunan bukanlah sekadar slogan, tetapi perbuatan nyata yang saling menguatkan. Kehadiran toleransi tidak akan menggoyahkan keyakinan masing-masing, justru memperkokoh keharmonisan dan mempererat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” ungkap Ketua FKUB.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa FKUB akan terus memperluas kegiatan serupa, termasuk menyasar kalangan pemuda untuk memperkuat nilai toleransi dan moderasi beragama sejak dini.
Sarasehan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dra. Hj. Masfufah dan Pdt. Elsya Sohilait yang menyampaikan masing-masing materinya seputar peran wanita dan keterkaitannya dengan moderasi beragama.
Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan mengambil peran nyata dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Pasuruan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus merawat kerukunan, toleransi, dan keberagaman.
