Dorong Produk Makin Berkualitas dan Berdaya Saing, Kemenag dan BPJPH Lakukan Sosialisasi WHO 2026
Dalam rangka meningkatkan kualitas serta daya saing produk olahan hasil perikanan, Penata Kelola JPH Kementerian Agama Kota Pasuruan bersama Pengawas JPH Pasuruan Raya melaksanakan kunjungan dan Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 di Sandang Ayu Plaza, Kota Pasuruan (12/02). Kegiatan ini menyasar para pelaku usaha binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong UMKM sektor perikanan agar semakin berkembang, profesional, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Sosialisasi yang berlangsung di stan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur tersebut diisi dengan dialog interaktif, pendampingan administrasi usaha, serta penguatan aspek legalitas dan mutu produk. Para pelaku usaha menampilkan beragam produk olahan hasil perikanan, mulai dari makanan ringan berbahan dasar ikan hingga produk kemasan siap saji yang telah memenuhi standar keamanan pangan.
Dalam kesempatan itu, tim JPH Pasuruan Raya memberikan apresiasi atas perkembangan usaha para mitra binaan yang dinilai semakin inovatif, khususnya dalam aspek pengemasan, branding, dan strategi pemasaran. Pelaku usaha juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas produksi, menjaga konsistensi mutu, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan perluasan jaringan pemasaran.
“Kami ingin memastikan pelaku usaha binaan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan bersaing di pasar regional maupun nasional. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem usaha perikanan yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Penata Kelola JPH Kementerian Agama Kota Pasuruan, Bagoes Amantubillah, S.H.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus menjadi motivasi bagi UMKM perikanan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan nilai tambah produk. Dengan dukungan yang berkelanjutan, sektor perikanan diyakini mampu menjadi salah satu pilar penggerak perekonomian daerah.
