Benteng Moral Bangsa, Ketua LMY Kota Pasuruan Hadiri Wisuda Yanbu’a di Tiga TPQ Sekaligus

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 22 Kali

Momentum khidmat menyelimuti peringatan wisuda santri metode Yanbu’a dan Khotmil Qur’an yang diselenggarakan secara serentak di tiga titik lokasi di Kota Pasuruan pada Ahad (08/02/2026). Ketiga lembaga tersebut adalah TPQ Miftahul Karomah (Kraton), TPQ Darumafatihil Ulum (Bugul Lor), dan TPQ Hidayatus Salafiyah (Kebonagung).

Hadir memberikan sambutan sekaligus mau’idhoh hasanah, Ustadz M. Ainul Yaqin, S.Pd., Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul yang juga menjabat sebagai Ketua Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) Kota Pasuruan.

TPQ Sebagai Benteng Degradasi Moral

Dalam arahannya, Ustadz Ainul Yaqin menekankan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukanlah kurangnya akses pendidikan, melainkan fenomena degradasi akhlak dan budi pekerti di kalangan generasi muda.

"TPQ memiliki peran strategis sebagai benteng pertahanan moral anak bangsa. Ini bukan sekadar tempat belajar baca tulis Al-Qur’an, tapi merupakan 'kawah candradimuka' untuk mencetak generasi yang sholeh-sholihah, berbudi luhur, dan berprestasi," tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pembentukan karakter tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada lembaga pendidikan semata. Menurutnya, penyelesaian persoalan akhlak harus dimulai dari pondasi terkuat, yakni lingkungan keluarga.

Pesan untuk Khotimin dan Khotimat

Kepada para santri yang diwisuda, Ketua LMY memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelulusan mereka dalam Ujian Akhir Santri metode Yanbu’a dengan hasil yang memuaskan. Namun, beliau mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah titik akhir.

"Lulus dari TPQ adalah langkah awal yang masih sangat panjang. Untuk menjadi Ahlul Qur’an, dibutuhkan banyak tahapan dan ketekunan. Oleh karena itu, jangan berhenti di sini, lanjutkan pendidikan ke jenjang Madrasah Diniyah (Madin)," pesan Ustadz Ainul Yaqin di hadapan para wali santri.

Acara yang berlangsung penuh haru tersebut ditutup dengan doa bersama, berharap agar para wisudawan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak sebagai penjaga Al-Qur'an di masa depa.(AIN)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *