Tingkatkan Spiritual Warga Binaan, Penyuluh Agama Kemenag Kota Pasuruan Mengupas "Akar Kemuliaan Hakiki" di Lapas Pasuruan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan menjadi ruang refleksi spiritual bagi puluhan warga binaan pada Jumat 15 Mei 2026. Bertempat di Masjid At-taubah Lapas, Kanto Kemenag Kota Pasuruan melalui Penyuluh Agamanya, Ust. Khamzah, S.Pd.I., hadir memberikan penguatan mental dan spiritual melalui penyuluhan agama yang mendalam. 

Menelisik Akar Kemuliaan yang Hakiki

Dalam sesi kali ini, Ust. Khamzah membawakan tema sentral bertajuk  "Menelisik Akar Kemuliaan yang Hakiki". Di hadapan para warga binaan, beliau memaparkan bahwa kemuliaan seorang manusia tidak diukur dari jabatan, harta, maupun masa lalu yang kelam, melainkan dari ketakwaan dan kebersihan hati.

 "Kemuliaan yang hakiki bukanlah sesuatu yang nampak di mata manusia, melainkan apa yang tertanam kuat dalam akar spiritualitas kita kepada Allah SWT. Siapapun memiliki kesempatan untuk menjadi mulia, asalkan mau memperbaiki diri dan bertaubat dengan sungguh-sungguh," ujar Ust. Khamzah di sela-sela materinya.

Antusiasme dan Kekhidmatan Warga Binaan

Suasana penyuluhan berlangsung sangat khidmat dan kondusif. Para warga binaan terlihat sangat antusias menyimak setiap poin yang disampaikan. Tidak sedikit dari mereka yang menundukkan kepala dalam kekhidmatan, meresapi pesan-pesan moral yang disampaikan sebagai bekal didunia yang fana ini. 

Pihak Lapas Pasuruan menyambut baik sinergi rutin bersama Kemenag Kota Pasuruan ini. Kegiatan pembinaan kepribadian seperti ini dinilai sangat krusial dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki pandangan hidup yang lebih positif dan religius.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *