Tiga Amalan Pembuka Surga: Pesan Kultum Ramadan di Masjid P3GI Kota Pasuruan

  • BIMAS
  • Disukai 1
  • Dibaca 23 Kali

Saat mengisi kultum Ramadan usai salat tarawih di Masjid P3GI Kota Pasuruan pada Kamis, 12 Maret 2026, Ust. Arwani menyampaikan pesan keagamaan yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW tentang tiga amalan yang dapat memudahkan hisab seseorang di hari kiamat sekaligus menjadi jalan untuk meraih surga.

Dalam penyampaiannya, Ust. Arwani mengutip hadis Nabi yang berbunyi:

“Tsalasun man kunna fihi khasabahu Allahu hisaban yasira wa adkhalahul jannah.”

Artinya, terdapat tiga perkara yang apabila dimiliki seseorang, maka Allah SWT akan memudahkan perhitungannya di hari kiamat dan memasukkannya ke dalam surga.

Ketiga amalan tersebut kemudian dijelaskan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh para jamaah.

Pertama, “Tu’thi man haramaka”, yaitu memberi kepada orang yang pelit atau tidak mau memberi kepada kita. Dalam penyampaian kultum, hal ini digambarkan dengan ungkapan sederhana “ngelomani wong medit”, yakni tetap berbuat baik dan memberi kepada orang yang bersikap kikir kepada kita.

Kedua, “Tasilu man qatha’aka”, yaitu menyambung hubungan dengan orang yang memutuskan silaturahim. Pesan ini disampaikan dengan ungkapan “nyambung seduluran marang wong seng medot silaturrahim.” Jamaah diingatkan bahwa menjaga dan memperbaiki hubungan persaudaraan merupakan akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Ketiga, “Wa ta’fu ‘amman zhalamaka”, yakni memaafkan orang yang telah berbuat zalim kepada kita. Dalam penjelasan kultum disebutkan dengan istilah “nyepuro marang wong seng dholim.” Sikap memaafkan merupakan bentuk kelapangan hati yang sangat dicintai oleh Allah SWT.

Melalui kultum tersebut, jamaah diajak untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, memperbanyak amal kebaikan, serta membersihkan hati dari rasa dendam dan permusuhan.

Kegiatan kultum berlangsung dengan khidmat. Diharapkan pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *