Semarak Maulid dan HUT RI ke-81, Kemenag Kopas Bekali Siswa SMAN 3 dengan Nilai Keagamaan dan Kebangsaan
Semangat kebersamaan, kerukunan, dan cinta tanah air terasa kental di SMAN 3 Kota Pasuruan. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMAN 3 Kota Pasuruan menggelar kegiatan Penyuluhan Keagamaan dan Kebangsaan, Jumat (28/8).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Abu Bakar, lingkungan SMAN 3 Kota Pasuruan, Jalan Simpang Tiga Slamet Riyadi, Kelurahan Sebani, tersebut diikuti oleh seluruh guru, staf, dan peserta didik. Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme.
Penyuluhan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan dalam keberagaman sekaligus mengajak para peserta didik meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi penyuluhan keagamaan dan kebangsaan yang disampaikan oleh para penyuluh agama.
Materi pertama bertajuk “Merajut Persatuan di Tengah Keberagaman” disampaikan oleh Ustadz Samsul Arif, S.Pd.Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia dan harus dirawat dengan sikap saling menghargai.
“Indonesia kuat karena beragam. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan untuk dipecah, tetapi untuk dirajut. Di sekolah kita terapkan saling menghargai, tidak membully, dan gotong royong. Dari suasana yang rukun, lahirlah Indonesia yang kuat,” pesannya.
Materi kedua mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” yang disampaikan oleh Ustadz Akhmad Rifai, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para siswa untuk menerapkan empat sifat utama Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, yakni Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.
“Jadilah siswa yang jujur saat ulangan, amanah saat diberi tugas, dan berakhlak baik kepada guru serta teman. Itulah cara kita merayakan Maulid Nabi yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Turhan Badri. Dalam doanya, ia memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian dan persatuan, para siswa tumbuh menjadi generasi Qur’ani, serta momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI membawa keberkahan bagi sekolah dan seluruh masyarakat Indonesia.
Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, panitia juga menyisipkan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dengan aktif mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan. Gelak tawa dan tepuk tangan pun turut mewarnai kegiatan.
Sementara itu, Hesty Sugiharti, S.Pd., M.M., Kepala SMAN 3 Kota Pasuruan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan rasa cinta terhadap bangsa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak dan memiliki rasa cinta NKRI. Peringatan Maulid Nabi dan HUT RI ini menjadi momentum untuk membentuk karakter tersebut,” tuturnya.
Melalui kegiatan Penyuluhan Keagamaan dan Kebangsaan ini, SMAN 3 Kota Pasuruan berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dapat berjalan beriringan dengan semangat menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan. Dengan karakter yang kuat, toleransi, dan kecintaan terhadap tanah air, para peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak dan berkontribusi positif bagi Indonesia.
