Perkuat Ketahanan Remaja, Program ‘The Most KUA’ Resmi Dibuka di MAN Kota Pasuruan

  • KUAPANGGUNGREJO
  • Disukai 1
  • Dibaca 19 Kali

Inovasi layanan keagamaan kembali digulirkan di Jawa Timur melalui peluncuran Program The Most KUA se-Jawa Timur yang dilaksanakan secara daring oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Menindaklanjuti peluncuran tersebut, kegiatan dilanjutkan secara luring (offline) bersama siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Kota Pasuruan pada Rabu (4/3).

Kegiatan yang bertempat di Ma’had Miftah An-Najah, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 59, Petamanan, ini dihadiri jajaran Kementerian Agama Kota Pasuruan serta tim lengkap dari KUA Kecamatan Panggungrejo. Suasana acara berlangsung tertib, hangat, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Pesan Penting Ketahanan Keluarga dan Pendidikan

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Pasuruan, Hakam Hamidi, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pondasi bangsa yang kuat berawal dari keluarga yang kokoh. Ia menekankan pentingnya membangun keluarga sakinah sejak dini sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Panggungrejo, M. Holil, S.Ag., memotivasi para siswa untuk fokus pada pengembangan diri dan perencanaan masa depan.

“Rencanakan masa depan kalian dengan matang melalui pendidikan setinggi-tingginya. Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan martabat keluarga,” tegasnya.

Edukasi Kesehatan Mental dan Pencegahan Pernikahan Dini

Memasuki sesi materi inti, dua Penyuluh Agama Islam menyampaikan paparan yang relevan dengan dinamika remaja masa kini. Kegiatan ini dimoderatori oleh Indria Mawaddah dan berlangsung interaktif.

Muhammad Nafik, S.Psi., membahas pentingnya kesehatan mental remaja, termasuk pemahaman terhadap perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas. Ia mengajak para siswa untuk belajar mengelola emosi dengan baik agar mampu menjaga stabilitas mental dalam menjalani proses pendewasaan.

Sementara itu, Herman Felani, S.H.I., M.H.I., memberikan edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini dari perspektif hukum dan sosial. Ia menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin sebelum memasuki jenjang pernikahan, serta dampak yang dapat timbul apabila keputusan tersebut diambil tanpa pertimbangan matang. 

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Berkualitas

Kegiatan ini semakin hidup dengan keterlibatan aktif tim KUA Panggungrejo yang terdiri dari para penyuluh dan penghulu. Dialog dua arah antara narasumber dan siswa membuka ruang diskusi mengenai berbagai problematika remaja secara terbuka dan solutif.

Dengan terselenggaranya program The Most KUA ini, diharapkan siswa MAN Kota Pasuruan tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, kematangan mental, serta kesiapan membangun masa depan yang lebih baik.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *