Penyuluh KUA Bugul Kidul Sapa Anjal hingga Ojol, Ajak Istiqamah Pasca Ramadan

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 14 Kali

Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan dakwah komunitas pada Rabu pagi (1/4) yang bertempat di halaman parkir Klinik Al-Aziz, Jalan Erlangga, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 08.30 WIB ini diikuti oleh puluhan eserta yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya anak jalanan (anjal), abang becak, pengemudi ojek online (ojol), serta gelandangan dan pengemis (gepeng).

Mengangkat tema “Indikator Amal Baik Diterima Allah adalah Terjaganya Amal-amal Berikutnya”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman keagamaan sekaligus motivasi spiritual kepada masyarakat agar tetap istiqamah dalam beribadah, khususnya setelah bulan Ramadan.

Penyuluhan disampaikan oleh Ust. Mohammad Badrul Huda, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan amal kebaikan yang telah dilakukan selama Ramadan agar terus berlanjut di sebelas bulan berikutnya. Menurutnya, konsistensi dalam beramal merupakan salah satu tanda diterimanya ibadah oleh Allah SWT.

Ia juga mengutip pernyataan Syekh Ibnu Rajab dalam kitab Lathaiful Ma’arif:

“Inna min ‘alaamati qabuulil hasanati al-hasanatu ba’dahaa” yang berarti, “Di antara tanda diterimanya suatu kebaikan adalah adanya kebaikan setelahnya.”

Lebih lanjut, disampaikan bahwa menjaga istiqamah bukanlah perkara mudah. Namun, hal tersebut dapat diwujudkan melalui niat yang kuat, lingkungan yang baik, serta kebiasaan positif yang terus dipelihara. Pesan ini disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Penyuluhan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan harapan agar senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan gratis bersama. Hal ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antara Klinik Al-Aziz, para penyuluh agama, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat beramal kebaikan dapat terus terjaga dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *