Optimalkan Ramadan dengan Strategi "3N", Ust. Herman Felani Beri Kultum di Kemenag Kota Pasuruan
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan kembali menggelar kegiatan kultum rutin di Musholla Al-Ikhlas pada Senin (23/02/2026). Hadir sebagai penceramah adalah Ust. Herman Felani, M.Sy, yang memaparkan strategi khusus agar ibadah di bulan suci mendatang berjalan maksimal.
Dalam ceramahnya, Ust. Herman Felani menekankan bahwa persiapan batin juga sangat penting daripada sekadar persiapan fisik. Ia merangkum strategi tersebut ke dalam konsep sederhana yang mudah diingat, yaitu "3N".
Eksplorasi Strategi 3N
Menurut Ust. Herman Felani, agar Ramadan tidak berlalu begitu saja tanpa bekas, setiap Muslim perlu menerapkan tiga poin utama berikut:
* Niat (N yang Pertama)
Segala sesuatu bergantung pada landasannya. Niat yang tulus dan kuat untuk beribadah semata-mata karena Allah SWT akan menjadi motor penggerak utama selama satu bulan penuh. Tanpa niat yang benar, puasa hanya akan menjadi ritual menahan lapar dan dahaga.
* Ngunci (N yang Kedua)
Poin unik ini merujuk pada upaya "mengunci" lisan. Ust. Herman Felani mengingatkan agar jamaah menjaga mulut dari perilaku ghibah (menggunjing), berbohong, serta berkata kotor. "Jangan sampai pahala puasa kita bocor hanya karena kita gagal menjaga lisan," tegasnya.
* Nempel (N yang Ketiga)
N terakhir adalah "nempel" kepada orang-orang saleh. Artinya, setiap individu harus pintar memilih lingkungan atau circle pertemanan. Dengan selalu berkumpul dan berinteraksi dengan orang-orang saleh, semangat untuk menjaga ibadah akan tetap stabil dan saling menguatkan.
Harapan untuk Jamaah
Kegiatan yang dihadiri oleh para pegawai di lingkungan Kemenag Kota Pasuruan ini berlangsung khidmat. Harapannya, melalui rumusan 3N ini, para ASN dapat menjalankan ibadah bulan Ramadan dengan lebih maksimal.
"Ramadan adalah momentum emas. Dengan Niat yang lurus, Ngunci lisan, dan Nempel pada lingkungan yang baik, insya Allah kita akan keluar sebagai pemenang," pungkas Ust. Herman Felani di akhir kultumnya.
