Merajut Kurikulum dengan Cinta, Wujudkan Pembelajaran Bermakna di Madrasah Aliyah Kota Pasuruan

  • Humas Kemenag
  • Disukai 0
  • Dibaca 8 Kali

Madrasah Aliyah se-Kota Pasuruan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengembangan Pembelajaran dan Kurikulum Berbasis Cinta dengan tema “Merajut Kurikulum dengan Cinta dan Makna” pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di MAN Kota Pasuruan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat implementasi kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

Acara tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., yang memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir pula Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) serta Pengawas Sekolah Madya di lingkungan madrasah Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor menegaskan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran yang dilandasi cinta, empati, dan keteladanan. Menurutnya, kurikulum berbasis cinta bukan sekadar konsep, melainkan pendekatan yang menghadirkan makna dalam setiap proses pembelajaran, sehingga mampu membentuk peserta didik yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

Melalui BIMTEK ini, para kepala madrasah, wakil kurikulum, dan guru di Madrasah Aliyah se-Kota Pasuruan mendapatkan penguatan materi terkait strategi pengembangan pembelajaran yang humanis, kolaboratif, dan kontekstual. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong lahirnya inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *