Manfaatkan Fenomena Rashdul Kiblat 2026, KUA Gadingrejo Edukasi Siswa MAN Kota Pasuruan Ukur Arah Kiblat Secara Akurat
Sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penentuan arah kiblat yang akurat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, menggelar Sosialisasi Rashdul Kiblat 2026 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pasuruan, Jalan Erlangga, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Akhmad Rifai, S.Pd.I. dan Samsul Arif, S.Pd., sebagai narasumber. Keduanya menyampaikan materi mengenai fenomena Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zam, yaitu peristiwa ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak di berbagai wilayah bumi akan mengarah tepat ke kiblat. Fenomena ini menjadi momen penting yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memverifikasi arah kiblat secara sederhana namun memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Sosialisasi juga diperkuat dengan praktik lapangan yang dipandu oleh Penghulu KUA Kecamatan Gadingrejo, Saifudin, S.H. Dalam sesi tersebut, peserta diajak mempraktikkan secara langsung cara menentukan arah kiblat menggunakan media sederhana dengan memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Gadingrejo, H. Abd. Hakim, M.Pd.I., yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para peserta. Kehadirannya menegaskan pentingnya pemahaman ilmu falak sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan keagamaan dan pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.
Dalam sambutannya, H. Abd. Hakim menyampaikan bahwa madrasah merupakan tempat yang sangat strategis untuk menanamkan pemahaman ilmu falak praktis kepada generasi muda.
“Melalui sosialisasi di MAN Kota Pasuruan ini, kami berharap para siswa dan guru tidak hanya memahami konsep Rashdul Kiblat secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan pengukuran dan verifikasi arah kiblat secara mandiri dengan memanfaatkan fenomena alam yang Allah hadirkan sebagai pedoman yang akurat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri atas siswa dan tenaga pendidik. Berbagai pertanyaan mengenai teknik pengukuran arah kiblat hingga penerapan ilmu falak dalam kehidupan sehari-hari turut mewarnai jalannya sosialisasi.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Pasuruan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan bimbingan keagamaan yang adaptif, edukatif, dan berbasis ilmu pengetahuan. Sosialisasi Rashdul Kiblat diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah.
