Kemenag Kota Pasuruan Hadir di Lapas Kelas II, Gaungkan 7 M Hak Istimewa Ramadhan dalam Tarawih dan Kultum
Suasana khusyuk dan penuh harap menyelimuti Lapas Kelas II Kota Pasuruan pada Rabu (04/03). Warga binaan bersama jajaran petugas mengikuti rangkaian ibadah salat Isya dan Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum Ramadhan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan rutin selama bulan suci.
Kultum disampaikan oleh Khamzah, S.Pd.I., Penyuluh Agama Islam KUA Panggungrejo, yang mengangkat tema “Mengenal Hak-Hak Istimewa Bulan Ramadhan 🌙”. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum istimewa untuk meraih ampunan dan keberkahan secara maksimal.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk memuliakan bulan suci ini dengan meningkatkan kualitas ibadah, seperti puasa wajib, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, serta menahan lisan dan anggota tubuh dari perbuatan sia-sia maupun maksiat.
Khamzah kemudian memaparkan hak-hak bulan Ramadhan yang dirangkum dalam konsep 7 M, yaitu:
1. Menunaikan Puasa Wajib
Melaksanakan puasa satu bulan penuh dengan niat ikhlas, menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
2. Meningkatkan Ibadah Malam (Qiyamul Ramadhan)
Menghidupkan malam dengan salat tarawih, tahajud, serta ibadah lainnya, termasuk bersungguh-sungguh dalam mencari malam Lailatul Qadar.
3. Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an
Karena Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, umat Islam dianjurkan memperbanyak tadarus serta memahami kandungannya.
4. Menjaga Panca Indra dan Hati
Tidak hanya menahan lapar, tetapi juga mempuasakan mata, telinga, lisan, tangan, kaki, dan hati dari dosa seperti ghibah, dusta, dan hasad.
5. Berbagi dan Bersedekah
Meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak sedekah, memberi makan orang berbuka, serta membantu mereka yang membutuhkan.
6. Memperbanyak Doa dan Istighfar
Ramadhan adalah bulan ampunan, sehingga setiap muslim dianjurkan memperbanyak doa dan memohon ampun atas dosa-dosa.
7. Menyegerakan Berbuka dan Sahur
Melaksanakan sunnah Rasulullah SAW dengan menyegerakan berbuka saat waktunya tiba dan tidak meninggalkan sahur.
Di akhir kultum, Khamzah mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri dan pembentukan karakter yang lebih baik. Dengan memuliakan hak-hak Ramadhan, diharapkan setiap pribadi mampu meraih ampunan, keberkahan, serta menjadi insan yang lebih taat dan berakhlak mulia.
