Jejak Sejarah Dijaga, Sertifikat Wakaf Makam Mbah Dacin Resmi Diserahkan
Setelah melalui proses administrasi dan koordinasi yang cukup panjang, Sertifikat Wakaf Makam Sayyid Musa, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Mbah Dacin, akhirnya diserahkan kepada Nadhir Makam Sayyid Musa, Selasa (6/10/2026) malam.
Penyerahan berlangsung sekitar pukul 20.46 WIB di kompleks Makam Sayyid Musa (Mbah Dacin), Kelurahan Ngemplak, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian haul Sayyid Musa (Mbah Dacin) dan berlangsung dalam suasana khidmat.
Sertifikat diserahkan langsung oleh H. M. Kholil, S.Ag., selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) sekaligus Kepala KUA Kecamatan Panggungrejo, didampingi Khamzah, S.Pd.I., perwakilan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Panggungrejo. Sertipikat kemudian diterima oleh Nadhir Makam Sayyid Musa (Mbah Dacin).
Prosesi tersebut disaksikan masyarakat Ngemplak, para ulama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kelurahan. Di antaranya hadir KH. Yazid Al-Bustomi dan Lurah Ngemplak. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama untuk menjaga keberadaan sekaligus keberlanjutan pengelolaan makam yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan bagi masyarakat.
Melewati Proses Panjang
Terbitnya sertifikat wakaf ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap tanah yang digunakan sebagai Makam Sayyid Musa (Mbah Dacin). Prosesnya tidak sekadar menyelesaikan administrasi, tetapi juga membutuhkan koordinasi dan komunikasi lintas pihak agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Dengan telah diserahkannya sertifikat kepada Nadhir, status tanah wakaf tersebut kini memiliki dasar hukum yang lebih kuat. Hal ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga dan merawat makam secara berkelanjutan.
Bertepatan dengan Momentum Haul
Penyerahan sertifikat menjadi semakin bermakna karena berlangsung di tengah rangkaian haul Sayyid Musa (Mbah Dacin). Sosok beliau dikenal masyarakat sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap kehidupan keagamaan, sekaligus seorang pejuang dan tokoh yang pernah menjadi penasihat Bupati Pasuruan, Mbah Surga Surgi.
Momentum haul menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan Sayyid Musa. Nilai-nilai pengabdian yang diwariskan diharapkan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Penyerahan sertifikat wakaf pada malam haul tersebut sekaligus menjadi simbol ikhtiar bersama untuk menjaga warisan sejarah dan keagamaan. Dengan kepastian hukum atas tanah wakaf, masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga dan merawat Makam Sayyid Musa (Mbah Dacin) sebagai bagian dari khazanah sejarah dan keagamaan Kota Pasuruan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar amanah dalam menjaga tanah wakaf dan mengenang jasa Sayyid Musa senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.
