The Most KUA Hadir di MTsN Kota Pasuruan, Bangun Karakter Remaja Lewat Game Edukatif Islami

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 23 Kali

Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Pasuruan menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Selasa (04/03) yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Bugul Kidul, Drs. Mokhamad Kusen, M.Pd.I., yang dalam sambutannya memperkenalkan program unggulan bertajuk The Most KUA sebagai langkah strategis penguatan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai keagamaan.

Dalam arahannya, Drs. Mokhamad Kusen menegaskan bahwa remaja masa kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, khususnya di era digital yang sarat dengan arus informasi tanpa batas. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, interaktif, dan menyenangkan.

“Melalui program The Most KUA, kami ingin menghadirkan pembinaan yang menyentuh hati, membangun karakter, serta relevan dengan kehidupan remaja masa kini,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan fasilitator utama, Mohammad Fatih Syirojul Haq, yang didampingi para ustadz dan ustadzah berpengalaman, yakni Ustadz Ainul Yaqin, Ustadz Badrul Huda, Ustadz Sulthon Fathoni, Ustadzah Layla, dan Ustadzah Laili. Mereka memandu peserta dalam empat permainan edukatif yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun karakter remaja secara menyenangkan.

Game pertama bertajuk “Ramadhan Momentum Tepat Perubahan Diri” dipandu oleh Ustadzah Laili. Dalam sesi ini, siswa diajak merefleksikan makna bulan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Melalui simulasi dan diskusi kelompok, peserta menyusun komitmen pribadi untuk memperbaiki ibadah, akhlak, dan kebiasaan sehari-hari.

Game kedua, “Kecerdasan Emosional dalam Islam (Belajar Sabar dan Syukur)”, dipandu oleh Ustadzah Layla. Materi ini menekankan pentingnya pengelolaan emosi sesuai tuntunan Islam. Para siswa diajak memahami bahwa sikap sabar dan syukur merupakan kunci ketenangan jiwa dan kesuksesan hidup. Pendekatan interaktif membuat peserta aktif berbagi pengalaman dan pendapat.

Selanjutnya, Ustadz Ainul Yaqin memandu game ketiga bertema “Ramadhan dan Menjaga Kehormatan Diri di Era Digital.” Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga akhlak dan kehormatan diri dalam penggunaan media sosial. Remaja diajak lebih bijak bermedia digital, menghindari konten negatif, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat.

Game keempat bertema “Puasa dan Pendidikan Karakter Remaja Milenial” dipandu oleh Ustadz Badrul Huda. Ia menegaskan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga sarana pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati terhadap sesama. Melalui permainan komunikatif dan reflektif, siswa diajak memahami relevansi nilai-nilai puasa dalam kehidupan remaja masa kini.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa-siswi tampak antusias dan aktif berpartisipasi. Suasana ruangan dipenuhi semangat, tawa, dan diskusi yang hidup. Interaksi dua arah antara fasilitator dan peserta menjadikan kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna.

Kegiatan BRUS ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Sulthon Fathoni. Dalam doanya, ia berharap para siswa mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh serta tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Melalui kegiatan ini, MTsN Kota Pasuruan bersama KUA Bugul Kidul menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter dan nilai-nilai keislaman. (FAT)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *