Penyuluhan Dakwah Komunitas Angkat Tema Ketenangan Hati di Kota Pasuruan
Kegiatan penyuluhan dakwah komunitas kembali digelar pada Rabu (15/04) pukul 07.45–08.30 WIB di halaman parkir Klinik Al-Aziz, Jalan Erlangga, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini diikuti sekitar puluhan jamaah yang terdiri dari anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), serta para pengemudi ojek online (ojol).
Penyuluhan kali ini mengangkat tema “Nikmat Terbesar dalam Hidup adalah Ketenangan Hati” yang disampaikan oleh Ust. Mohammad Badrul Huda, S.Pd.I., selaku Penyuluh Agama Islam dari KUA Bugul Kidul. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga ketenangan batin di tengah berbagai persoalan hidup yang kerap dihadapi masyarakat.
Ia menyampaikan pesan hikmah dalam bahasa Arab, “A‘zhamu ni‘am fil hayah rahatul bal, in sya‘arta biha fa anta tamliku kulla syai’,” yang berarti nikmat terbesar dalam hidup adalah ketenangan hati. Jika seseorang mampu merasakannya, maka sejatinya ia telah memiliki segalanya. Pesan tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang tampak khusyuk menyimak setiap penjelasan.
Lebih lanjut, beliau juga mengutip ungkapan, “Laisa fil imkani abda‘u mimma kana,” yang mengandung makna bahwa tidak ada kejadian di dunia ini yang lebih baik selain apa yang telah terjadi. Ungkapan ini mengajarkan umat untuk menerima takdir Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan lapang dada.
Dalam penjelasannya, Ust. Badrul mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, baik yang besar maupun yang kecil. Menurutnya, rasa syukur akan membuka pintu tambahan nikmat, sementara sikap tawakal akan meringankan beban hidup. Ia juga mengutip pesan Ibnu Athaillah agar manusia tidak berlebihan dalam memikirkan hal-hal yang telah dijamin oleh Allah, karena hal tersebut justru dapat menambah kegelisahan.
“Sebagai hamba, kita cukup berusaha dan berdoa, selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Penyuluhan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta ketenangan hidup bagi seluruh jamaah.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan gratis bersama yang semakin mempererat kebersamaan antara karyawan Klinik Al-Aziz, para penyuluh, dan masyarakat binaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan masyarakat.
